Ternyata Pangeran Arab Bunuh Pembantunya Karena Demi Kepuasan Diri

Masih ingat kasus Pangeran dari Arab, Saud Abdulaziz bin Nasser al Saud di Inggris, yang membunuh pembantunya, Bandar Abdullah Abdulaziz? Saat ini kasus tersebut masih dipersidangankan. Sejumlah fakta baru pun terungkap.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jonathan Laidlaw menyatakan, pangeran tersebut memang sengaja menyiksa korban hingga tewas tanpa memperlihatkan perlawanan.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (19/10/2010), Jonathan Laidlaw mengatakan, kematian Bandar merupakan titik kulminasi penyiksaan yang dilakukan oleh sang Pangeran.

Dalam pernyataan penutupnya di Pengadilan Kriminal London, Inggris Laidlaw menuduh Pangeran telah menyerang asistennya tersebut hanya untuk kepuasaan pribadi.
Korban diperkirakan terlalu letih dengan penyiksaan yang terjadi sebelumnya, hingga dia tidak dapat melawan ketika Pangeran itu menyiksanya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum menghembuskan nafas terakhir, Bandar kerap mendapat pukulan sang majikan. Puncaknya adalah jasad pria berusia 32 tahun itu, ditemukan di kamar di sebuah hotel mewah pada 15 Februari.
Pangeran Al Saud sendiri mengakui tuduhan penyiksaan, tetapi dia menolak tuduhan pembunuhan dan kekerasan disengaja yang menyebabkan luka pada tubuh.

Sejumlah fakta yang terungkap di persidangan, memberatkan sang Pangeran. Berdasarkan rekaman CCTV pihak Hotel Landmark menunjukan Bandar Abdulaziz dipukul oleh Pangeran di lift hotel pada 22 Januari dan 5 Februari.

Tidak hanya didakwa membunuh, sang Pangeran, juga dicurigai memiliki kelainan perilaku seksual. Kabar tersebut dibenarkan oleh Jonathan Laidlaw. Menurutnya, sejumlah fakta menunjukan bahwa pria dari keluarga terpandang di Negeri Minyak tersebut, benarlah pencinta sesama jenis.(okezone.com)